Zulfikar (35) ditemukan tewas mengenaskan di tengah laut, setelah dua hari dua malam, dengan luka di bagian dada sebelah kiri dan luka di bagian tubuh lain. Warga desa Kuala Indah kecamatan Sei Suka kabupaten Batubara ini ditemukan oleh pamannya, Burhan (15/10) Kamis pagi.
Menurut Burhan, korban yang kesehariannya nelayan pergi ke laut untuk mencari udang bersama temannya, Andi, berangkat dengan menggunakan boat, (13/10) Selasa pagi.
Namun, siang harinya, korban terlibat perkelahian di laut dengan empat orang yang diduga juga nelayan. Andi yang ketakutan dan mengalami luka di bagian perutnya berhasil melarikan diri untuk memberi tahu keluarga korban.
Mendengar pengakuan Andi, Burhan beserta keluarga saat itu juga memastikan keberadaan korban di tengah laut. Namun korban tak ditemukan, hingga akhirnya korban ditemukan (15/10) kamis pagi.
Melihat kejadian itu, Burhan dan keluarga melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian, dan jasad korban yang telah berhenti bernafas itu dibawa ke darat (15/10) Kamis sekira pukul 18.00 WIB.
Sekitar pukul 22.00 WIB jasad Zulfikar tiba di Ruang Jenazah RSUD Djasamen Saragih untuk di lakukan autopsi.
Andi, kata Burhan, kini masih dalam pemeriksaan petugas kepolisian Batubara untuk dimintai keterangan guna mengungkap pelaku dan motif pembunuhan terhadap Zulfikar.



Posting Komentar